Penerimaan CPNS di lingkungan pemerintah propinsi Riau telah dibuka sejak 22 November. Seluruh kabupaten/kota di Riau juga menerima pendaftaran cpns pada tanggal 22 November, kecuali kota Dumai dan kab. Rokan Hulu. Berikut linknya:
- CPNS Propinsi Riau 2010 bisa didownload di sini;
- CPNS Kab. Rohil 2010 bisa didownload di sini;
- CPNS Kab. Pelalawan 2010 bisa didownload di sini
- CPNS Kab. Siak 2010 bisa didownload di sini;
- CPNS Kab. Kuansing 2010 bisa didownload di sini;
- CPNS Kota Pekanbaru 2010 di sini.
Penerimaan CPNS Propinsi Riau dan Kabupaten/Kota 2010
Label: Jendela
DK PBB Mandul, Perang Jadi Tontonan Warga Israel
Sejak serangan 27 Desember 2008, Israel semakin membabi buta. Meski DK PBB telah mengeluarkan resolusiNo 1860 yang didukung 14 anggota Dewan Keamanan PBB, (AS satu-satunya anggota yang memilih abstain), Israel seolah tak bergeming. Memasuki hari ke-16 agresi Israel ke Jalur Gaza, jumlah korban agresi Israel ke Jalur Gaza keseluruhan mencapai 906 sementara korban luka-luka mencapai 4100 orang, setengahnya adalah dari anak-anak. Ia menambahkan bahwa selama sehari kemarin Ahad (11/1) korban agresi Israel mencapai 41 orang, 14 di antaranya adalah korban dalam serangan Israel ke kampung Tel Islam, wilayah Syekh Ajalain barat daya kota Gaza. Dalam siaran berita media televisi swasta nasional, sempat ditayangkan sebuah ironisme yang terjadi dalam peperangan tak seimbang di jalur Gaza. Puluhan warga Israel dari dataran tinggi beramai-ramai menyaksikan pertempuran yang terjadi di Gaza layaknya sebuah rekreasi. Tanpa ada rasa iba mereka mengabadikan berjatuhannya peluru-peluru dari pesawat tempur Israel ke wilayah Gaza dengan kamera dan HP. Sebuah hal yang menurutku sangat beradab.
Dalam blog/hamaslovers.wordpress.com dituliskan salah satu penonton setia Perang Gaza itu adalah Moti Danino, warga Kota Sderot, Israel Selatan. Seperti biasa, Sabtu pagi pekan lalu, ia datang dengan kursi santai berbahan kanvas. Sambil menyaksikan gempuran udara dan artileri pasukan Israel, mulutnya mengunyah makanan dan minuman ringan. Ia juga menyetel radio kecil untuk mendengarkan kabar terbaru dari medan pertempuran. Israel dan Hamas masih bertempur meski Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera. Sebanyak 14 negara menyetujui kecuali Amerika Serikat yang abstain.
Pagi itu Danino tidak sendirian. Tidak jauh dari tempatnya, empat remaja duduk di atas tanah berpasir itu. “Saya tidak pernah melihat perang sebelumnya,” kata Nadav Zebari, pelajar sekolah seminari (Yeshiva) di Yerusalem. Ia menikmati pertempuran antara Hamas dan Israel itu seraya melahap sebuah sandwich dan minuman ringan.
Anda bisa bayangkan, betapa ketakutan yang dialami oleh warga Palestina saat serangan membabi buta Israel dilancarkan. Sementara, di saat yang sama, di kejauhan, sebuah tempat yang nyaman, seorang yahudi duduk dengan santai sambil bersenang-senang menjadikan itu sebagai sebuah tontonan asyik.
Label: Jendela
Happy New Year, 1430 H and 2009 M
Sebuah perubahan datang di akhir tahun? Tidak. Perubahan hanya akan datang perlahan seiring dengan kekuatan hati dan tindakan kita yang perlahan berubah dari kebiasaan. Namun, sekali lagi, akhir tahun adalah masa yang pas melihat balik aktivitas kita selama satu tahun.
Saya selalu tertarik menulis blog di akhir tahun. Entah karena kebetulan aku lagi ingin menulis, entah karena faktor apa. Yang jelas, tahun 2008 ini, banyak sekali yang menjadi catatan perjalanan kehidupanku. Semua yang kulalui dalam setiap item agenda besarku, seolah-olah memiliki kesan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Semoga, semua memori yang tersimpan di tahun 2008 menjadi catatan untuk koreksi tahun depan yang lebih baik. Aku coba meyakinkan, bahwa tahun depan menjadi masa yang lebih baik dari pada tahun ini. Selamat tahun baru, para pembaca blogku...!!
Label: Jendela
Dua Dekade IK, Malam Penuh Keakraban
Sebagai ajang silaturrahmi para alumni, acara ini juga ajang berkumpulnya dosen IK dan keluarga alumni. Aku sendiri, yang dalam acara in merupakan seksi acara dan kebagian tugas sebagai notulen, merasakan sebuah nuansa dan keakraban yang sangat dalam di acara ini. Bertempat di Hotel Ibis,Pekanbaru, pada tanggal 20 Doesember 2008. Pada sabtu (20 Desemberc2008) siang, sekitar pukul 14.00 WIB, acara dimulai. Dipandu moderator bang Icam, acara diskusi napak tilas IK berlangsung dengan nara sumber dosen/sesepuh IK, Prof. Rasul Hamidy, Kajur IK, Dr. Sofyan Husein Srg, dan beberapa alumni IK lainnya. Hadir dalam kesempatan tersebut yakni Dkan Faperika dan jajaran, serta seluruh dosen IK. Diskusi hangat tentang menjawab tantangan IK ke depan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB. Setelah diskusi, coffe break, acara dilanjutkan dengan sidang, yakni sidang pembentukan pengurus Ikatan Keluarga Alumni IK (IKAL-IK). Terpilih dalam sidang itu Deddy Adrian Kusuma (IK '90) sebagai ketua IKAL-IK setelah mengalahkan Sri Maryati.
Menjelang malam, berbagai persiapan dilakukan, termasuk gladi resik tari sambutan, dan kabaret.
Acara malam dipandu oleh Panji dan Firdaus (presenter kocak jebolan IK Idol) yang super heboh. Setelah beberapa selingan oleh dua presenter tersebut, acara dimulai dengan pembacaan ayat Suci Alquran, dan doa. Acara tari persembahan dibawakan oleh mahasiswa IK 07 dan 08, lalu dilanjutkan dengan sambutan oleh Kajur IK, Dr. Sofyan Hussein Srg. Acara selanjutnya adalah pembacaan SK nama-nama pengurus Ikatan Keluarga Alumni IK (IKAL-IK) oleh Sekjur Ibu Ir. Irvina Nurachmi, MSc.
Pelantikan dilakukan oleh rektor Unri, Prof. Dr. Ashaluddin Jhalil, sekaligus sambutan. Dalam sambutannya, rektor mengatakan bahwa sudah saatnya alumni yang terbentuk memberikan peran serta yang kontributif dan menjadi citra almamater yang baik.
Setelah pemotongan tumpeng Ultah, Rektor meninggalkan acara. Acara dilanujutkan dengan hiburan, dan semakin meriah dengan nyanyian beberapa dosen, yakni Dr. Rifardi dan Dr. Joko Samiaji.
Acara yang ditunggu-tunggu datanga juga, yakni kabaret. Stori-nya mengisahkan kelahiran bayi mungil bernama Ilmu Kelautan. Liku-liku kehidupan dan problematika dari Ilmu Kelautan disajikan dengan sangat lucu dan kocak, mengundang gelak-tawa para hadirin.
Bagi alumni, dan temen-temen yang tidak hadir, rasanya anda melewatkan sesuatu yang sangat sakral pada malam itu... (He..he..kayak ospek di kampus Dumai aja).
Label: Jendela
Ramadhan Kembali
Alhamdulillah, Ramadan kembali. Menyambut ramadan kali ini, aku terlalu banyak aktivitas sehingga aku menyambut dengan biasa-biasa saja. Cukuplah kegembiraan dalam hati dalam menyambut dan mengisi ramadan 1429 H. Bukan harusnya begitu suasana hati kita? Ada hadits yang mengatakan bahwa dengan kegembiraan saja menyambut ramadan, bakal diharamkan jasad kita dari api neraka. Subhanallah.
Beberapa kawan-kawan "Ayah House" mengajakku menikmati sore ramadan dengan berjalan ke Bangkinang, melihat Balimau Kasai. Tapi aku tidak ikut, beberapa alasan saja sih. Entah bagaimana, aku merasakan kualitas ibadahku di Ramadan ini lebih menurun dari tahun lalu. Tadarus kurang, hanya ketika selesai tarawih di musholla. Sementara kalau sudah di rumah aku seolah tidak sempat.
Pikiranku banyak sekali di awal ramadhan ini. Ada kawan yang minta ditemenin beli laptop seken, eh setelah dibeli, seminggu kemudian harus kuurus kembali gara-gara rusak. Nego harga juga melelahkan, karena pertimbangan ganti laptop yang lain atau service saja.
Belum lagi urusan skripsi yang memusingkan kepala. Belum ACC, cari bahan, dan mepetnya jadwal seminar hasil membuat otak ini jadi sesempit gajah duduk dalam kulkas.
Pekerjaan? Buanyak banget. Ada klien banyak klien yang harus dilayani karena sering lambat koneksinya, adalagi yang bolak-balik cek internet tapi ga mau bayar. Beginilah kerja yang banyak merangkap, teknisi juga penagihan. Meski terkadang dapat rejeki, tapi entah kemana perginya. Ga ada yang bisa disimpan.
Mudah-mudahan momentum ramadan ini aku bisa menjalani ramadan lebih baik, mencari pahala dengan amalan-amalan meski ditengah kesibukan. Aku minta nasehat kamu yang datang ke blog ini ya.
Label: Jendela
Pesan Oogway: Present is Gift!
Ngomong-ngomong, ternyata tepat awal Juni kemarin aku sudah masuk tepat di usia 22 tahun. Itu artinya, sudah 22 tahun kulalui hidupku dengan segala masa laluku, dan inilah aku sekarang. Terkadang, sulit mengingat segala bentuk masa lalu yang membuat kita jadi sekarang. Kata Oogway, guru Shi-fu dalam film kungfu Panda, "the last time is history, the future is mistery, and present is gift". Betul kata Ooogway, masa lalu hanya history, takperlu dipersalahkan.
Aku sudah lama sekali tidak menulis di blok ini, tapi dalam hati ini sebenarnya tersimpan ribuan kata yang ingin meluncur di blog ini. Beberapa kali aku mencoba melihat diri ini dari dalam, ada beberapa hal yang sangat sulit untuk diubah. Itulah karakter. Terkadang kita tidak menginginkannya, namun bahkan terkadang sulit sekali hanya untuk mengubah sedikiiiit saja. Melihat pean-pesan dalam film kungfu Panda, ada banyak benarnya.
Meski begitu, jika saat ini (present) aku sedang banyak pikiran, aku pasti hampir tidak bisa menganggapnya sebagai anugerah, tapi aku ingin rasanya lari saja. Sulit menerima kata-kata anugerah. Tapi, moment Juni sebagai bulan kelahiranku, aku sedang mengupgrade semua software diriku untuk selalu menganggap hari-hari yang kulalui adalah anugerah, meskipun berat. Jika sudah menganggap anugerah, kita pasti akan menerima "hari" itu dengan pasrah, ikhlas. Inilah kebahagiann yang tidak mudah didapat dalam diri semua orang.
Label: Jendela
Oleh-oleh dari Seberang
Terkadang aku berpikir, mereka bebas sekali dalam berekpersi, berkreasi, karena waktu tidak membatasi apapun aktivitas mereka, mahasiswa. Aku juga masih mahasiswa, tapi aku sudah memiliki tanggungjawab, karena harus membiayai kuliah dengan kerja sendiri.
Aku merasa sedih dan sedikit menyesal tidak bisa ikut dalam kegembiraan kawan-kawan, ketika berenang, ketika basah oleh air laut yang biru, ketika diving kesana-kemari bagai ikan di atas karang-karang yang indah. Padahal, sepanjang hidupku, inilah yang paling kunantikan, bisa berenang-ria bersama ikan-ikan yang berwarna-warni, lalu bernyanyi bersama buih-buih gelembung regulator di atas terumbu karang. Oh..indahnya.
Selama ini aku hanya bagai katak di bawah tempurung, yang berhalusinasi berharap ada karang nan elok di dasar kolam renang tempat biasa kami latihan, Kalinjuhang. Itu tiap sabtu kami lakukan, sebagai modal dasar kami memang benar-benar bisa terjun di laut. Tapi, mungkin suatu saat, aku pasti akan merasakan hal yang sama dengan kalian, atau lebih... Aku hanya mendapatkan oleh-oleh cerita yang asyik dan foto-foto bawah air yang mengagumkan. Tapi, bukankah masih ada waktu..??
Label: Jendela
Selamat Jalan Kawan, Menyelamlah..!
Sedih, sekaligus agak kecewa. Itulah perasaan saya ketika melepas kepergian kawan-kawan berangkat ke Tanjung Pinang, itupun hanya dalam hati. Ira, teman salah satu tim di MSDC (Marine Science Diving Club) mengirim SMS" Kami berangkat. Selamat tinggal, doakan kami ya, Sila.." Itulah bunyi SMS itu. Aku menerima pesan itu saat masih di kantor, kira-kira jam 10 malam.
Saya seperti tidak sadar, ketika HP yang saya pegang hampir jatuh ke lantai..eh ke tangan saya (didramatisir banget ya..). Sambil tidak menitikkan air mata, hati saya berujar, selamat jalan teman-teman. Saya belum bisa ikut, mudah-mudahan lain waktu. Saat itu saya merasa sendiri, seolah teman-teman yang biasa satu kolam ketika latihan, satu oplet ketika berangkat membawa peralatan SCUBA, dan rekan-rekan satu tim yang sangat solid ketika di sekre, ketika di kantin, dan di mana saja tiba-tiba terasa berpergian jauh meninggalkan saya sendiri, di sini.
Saya agak kecewa, karena saya gagal menjadi tim dalam ekspidisi ke Tanjung Pinang itu. Ini semua karena pekerjaan yang tidak bisa saya tinggalkan selama itu, juga karena Kukerta yang sedang saya jalani sekarang. Tapi mau bagaimana lagi, mudah-mudahan Allah memberi waktu untuk saya menyelami lautan-Nya yang penuh dengan mahluk-mahluk indah bawah air.
Ya Allah, berikanlah aku waktu untuk itu...
Label: Jendela