::..Instalasi Mikrotik (router/bandwidth/wireless). Instalasi jaringan internet, LAN, mikrotik, router, hotspot dan voucher hotspot serta maintenance warnet. email:sila.sazali@gmail.com.::

Ramadhanku Kali Ini

Pernah aku posting pada Sep 28, 2007 di Multiply
Alhamdulillah, tiada kata yg pantas terucap saat aku kembali merasakan kembali suasana ramadhan tahun ini. Indah, dan penuh dengan aroma 'memory kampong'. Sedihnya, hingga akhir ramadhan ternyata aku bekum juga bisa puasa, sahur, dan buka bersama keluarga tercinta di desaku, desa yg terus terpencil jauh dari hiruk pikuk kota dan simpel. Puasa kali ini ku jalani seperti biasanya, sambil menikmati aktivitas harian yg sok-sok padat. Padahal tak terlalu.

Awalnya, sambil beraktivitas, aku punya target untuk khatam quran. Tapi nyatanya, sampai sekarang baru beberapa juz saja yang bisa aku selesaikan. Itu karena kadang aku lelah sekali dan kadang sampe tertidur baca alquran. Apalagi, sekarang aku harus banyak menghabiskan waktu di kantor, biasalah.

Tarawih, beberapa bolong, karena kecapekan. Puasa? Ya tidaklah. Alhamdulillah tidak sama sekali, dan mudah2an sampe akhir Ramadhan. Aktivitasku di siang & malam? Selanjutnya nanti aku tulis.***

Read More......

Traveling to Batam-Singapore


Pernah aku posting Sep 4, 2007 di Multiply

Akhirnya, sampai jg keinginan saya utk jln-jln ke Singapura. Ehmm-ehmmm...tapi berat bro, nenteng tas yg isinya peralatan keponakan, ya maklum aja, namanya bayi. Sebelum ketemu & kenalan sama patung Merlion, kami nginep di Batam dulu, karena sebenarnya acara intinya itu di Batam, tepatnya di Harris Ressort (kuereen banget resortnya..!!) Udah itu, baru melanglang ke negeri Singapura. Dasarnya ndeso, sekali ke Singapura ya celingak-celinguk.. (habis, kotanya keren abiiz & bersih bgt, kayak di film-film hollywood itu)



Read More......

Go to Medan & Toba Lake

Aku posting pada Jan 10, 2007 di multiply
Menempuh perjalanan selama lebih 24 jam sangat melelahkan. Kondisi diperparah lagi dengan banjir di Rohil sehingga harus ngantri 3 jam. Dengan dua mobil kami sekeluarga berangkat jam 6 pagi Jumat dan baru tiba di Medan jam 7.30 Sabtu.


Kelelahan selama diperjalanan segera terobati ketika kami betemu dengan Keluarga di Medan setelah bertahun-tahun ngga ketemu. Haruu.. Minggu sore setelah menghadiri pesta nikah, kami menuju Istana Maimoon, sebuah istana yang dulunya sgt megah. Keesokan harinya kami pulang dan mampir dulu ke dana Toba. Pokoknya seru banget dech..:)

Read More......

Pesona di Rupat Island

Aku posting pada Jul 1, 2007 di multiply
Pulau Rupat benar-benar menyimpan pesona yang indah. Pulau yang berhadapan langsung dengan negara Malaysia ini memiliki keindahan pantai yang alami dengan penduduk yang sangat ramah. Keindahan pantai yang eksotis ini menurut saya belum sempurna jika belum menaiki tower mercusuar dengan 12 anak tangga menuju ke puncaknya (1 anak tangga=4 m).


Dari tingkat paling atas, saya merasakan keindahan alam yang sangat agung. Pemandangan ke sekeliling tanpa batas, suasana sunset, dan bahkan pulau terluar Malaysia juga bisa dinikmati dari sini, meski samar-samar. Canda tawa kegirangan kami tak terbendung, layaknya 'wong ndeso' yang baru melihat suasana baru. Pulau-pulau kecil yang berseberangan dengan rupat, seperti P. Babi, P. Beruk, dan Beting Aceh jelas sekali kelihatan. Beting Aceh merupakan hamparan pasir yang membentuk pulau dan ditumbuhi oleh tumbuhan yang ketika pasang hanya kelihatan tumbuhannya saja. Di beting Aceh ini, anak-anak SMUN Rupat merayakan kelulusan mereka sehari sebelum kedatangan kami di Pulau Rupat.

Sebelum naik ke mercusuar, kami berkendara beberapa kilometer dengan sepeda motor di bibir pantai yang memiliki pasir putih sepanjang 13 km di sepanjang pantai utara Rupat. warga di sana tergakang lebih memilih berkendara di pantai dari pada melalui jalan desa ketika air surut. Pemandangan vegetasi pinus yang berjejer di sepanjang pantai menambah indahnya pemandangan pulau rupat.

Perjalanan perdana ke Rupat merupakan salah satu kegiatan akademis, yakni dalam tujuan Praktek Umum. Saya bertolak bersama 4 rekan satu jurusan (Ilmu Kelautan) yang memiliki tujuan desa yang berbeda. Tidak satupun di antara kami yang pernah ke sana, benar-benar bermodal nekat dan keahlian berbicara. Seorang kenalan di Pekanbaru yang asli penduduk Rupat tidak bisa ikut rombongan kami, hanya beberapa 'petuah' darinya yang saya jadikan sebagai 'guide'. Karena saya yang mengajak ketiga rekan untuk PU di Rupat, maka sayapun bertanggung jawab sebagai pimpinan rombongan ini. Al hasil, PU yang sangat mengkhawatirkan pada awalnya berubah menjadi sangat berkesan pada akhirnya.

Perjalanan ke pantai kami laksanakan di sela hari-hari kami mengambil data primer dan sekunder tentang kondisi kelautan dan perikanan di berbagai desa di Rupat. Suasana laut Rupat dengan gelombang yang lumayan besar memang benar-benar kami rasakan ketika kami mengambil data primer di laut dengan melakukan pengukuran terhadap berbagai parameter perairan Rupat.

Read More......

Kisah Bikin Passport

Aku psoting pada May 10, 2007
Pagi tadi lumayan cerah. Ngga biasanya aku ke pasar dengan adik sepupuku membeli perlengakapan dapur dan perut. Hitung-hitung lebih irit kan, daripada aku beli nasi di rumah makan. Pulang, aku langsung bersiap ke kantor Imigrasi, jam 08.10 aku berangkat, sedikit ngebut (90 km/jam). Aku udah janjian ama kakak iparku untuk kerumahnya terlebih dahulu, lalu kami berangkat bersama-sama dengan keponakanku yang termuda, Fathur (11 bulan, gemuk, lucu abizz).


Kami janji mo ngelanjutin bikin paspor yg diserahkan dua hari yg lalu. Ini ceritanya mo jalan-jalan ke singapore lah. Sesudah nyerahin tanda terima, eh, kami ngantri untk wawancara hampir setengah jam, berdiri, aku gendong in Fathur, ya ampun... Tanganku pegel bgt, apalagi nungguin nama kami yg ga dipanggil-panggil.

Kakakku bawain brg2 si kecil, sementara abangku udah ke kantor setelah ngantar kami. Akhirnya "Nefya Kurniahati, Sila Sazali, Fathur Rizqi!!" dipanggil oleh petugas. Si kecil usil bukan main, aku mo nulis jawaban petugas wawancarapun kerepotan.

Selsai itu, lain lagi ceritanya, kami ngantri berjam-jam utk dipanggil kasir. Kasir ngga manggil2 nama kami, aku pun maju menanyakannya. Ternyata, nama kami udah ada, cuma ngga dipanggil, Ya ampuuun pikirku.. Eh, ternyata kami disuruh Foto esoknya lagi. Bayangin, kami udh nunggu lama, ternyata disuruh melanjutkan besok.. huhh.

Read More......